Loading.....
PENELITIAN | PENGUJIAN | PELATIHAN | BIMBINGAN TEKNIS

Jaminan Akurasi Pulse Oximeter Melalui Standar dan Pengujian

Pulse Oximeter  adalah alat kesehatan yang umum digunakan untuk memonitor kadar oksigen dalam darah dalam satuan(%) serta denyut jantung permenit dalam satuan BPM(Beat Per Minute). Pulse oximeter bekerja di dasarkan pada deteksi sinyal dari photoplethysmographic. Sinyal yang dideteksi dipengaruhi oleh perubahan volume darah pada arteri yang dihubungkan dengan periode kontraksi dari denyut jantung systole(Enderle, Blanchard, & Bronzino, 2005).

Pulse Oximeter yang ditempatkan pada jari adalah salah satu jenis Pulse Oximeter yang populer digunakan di Indonesia. Perkembangan Pulse Oximeter yang ditempatkan pada jari saat ini sangat pesat. Ini dapat dilihat dari bentuk Pulse Oximeter yang semakin kecil seperti dapat dilihat pada gambar 1 (Gambar 1. Pulse Oximeter Saat Ini Sumber: Contec Medical System Co., Ltd)

Pentingnya Akurasi pada Pulse Oximeter

Pulse Oximeter termasuk alat kesehatan yang sangat mudah digunakan dan sangat banyak dipakai di Indonesia. Namun demikian, apabila akurasi dari alat ini tidak diperhatikan, maka dapat menyebabkan kesalahan hasil. Lebih jelasnya, ketika akurasi dari sebuah Pulse Oximeter telah berkurang, maka akan menyebabkan terjadinya kesalahan dalam pembacaan hasil saturasi oksigen (SPO2) dan hasil denyut jantung per menit (BPM). Kesalahan dalam pembacaan hasil saturasi oksigen dan hasil denyut jantung per menit dapat menyebabkan seseorang yang sehat menjadi terlihat sakit karena kesalahan dari akurasi Pulse Oximeter. Karena itulah menjaga akurasi dari sebuah Pulse Oximeter menjadi sangat penting.

Standar Internasional untuk Pulse Oximeter

Untuk menjaga akurasi dari Pulse Oximeter, pengujian berdasarkan suatu standar yang spesifik perlu dilakukan. Pada standar umum untuk peralatan kesehatan IEC 60601-1-1 tidak disebutkan akurasi yang harus dicapai oleh suatu Pulse Oximeter. Akan tetapi, ISO 80601-2-61 tentang persyaratan khusus untuk keselamatan dasar dan kinerja utama peralatan Pulse Oximeter  klausul 201.12.1.101 menyebutkan bahwa akurasi SpO2 dari Pulse Oximeter yang ditunjukkan dengan perbedaan akar dari nilai kuadrat rata-rata harus ≤ 4% pada saat range SaO2 adalah 70 % sampai 100 %.

Lebih lanjut, standar ISO 80601-2-61 mensyaratkan bahwa perhitugan akurasi dari Oximeter dilakukan dengan membandingkan nilai yang terukur pada Pulse Oximeter dan nilai yang terukur menggunakan CO-Oximeter. Pengukuran saturasi oksigen menggunakan CO-oximeter akan menghasilkan nilai pengukuran SaO2 yang akan menjadi nilai referensi (SRi). Secara matematis, akurasi SpO2 dari peralatan Pulse Oximeter merupakan perbedaan akar dari nilai kuadrat rata-rata antara nilai terukur (SpO2i) dan nilai referensi (SRi), seperti yang ditunjukkan oleh persamaan 1.  

Dimana :

Arms     =   Akurasi SpO2 dari peralatan Pulse Oximeter (%)

SpO2i   =   Nilai saturasi terukur oleh Pulse Oximeter (%)

SRi       =   Nilai saturasi referensi (%)

n          =   banyaknya populasi data

Gambar 2 (Gambar 2. Hasil Uji Sensor Pulse Oximeter Sumber: ISO 80601-2-61 (2011)   )

 memperlihatkan contoh hasil pengujian akurasi Pulse Oximeter. Persamaan regresi untuk  gambar tersebut adalah y = 1,0002 X + 0,002, standar deviasi ± 2 dan nilai Arms = 1,033 %

Sumbu horinsontal menunjukkan saturasi oksigen yang dibaca dari sistem referensi dan sumbu vertikal menunjukkan saturasi oksigen yang dibaca dari Pulse Oximeter yang diuji.

Referensi

Contec Medical System Co., Ltd, User Manual.

Enderle, J.D., Blanchard, M.S., & Bronzino, J.D.M. (2005). Introduction to Biomedical Engineering(2nd ed). California: Elsevier.Inc.

ISO. (2011). ISO 80601-2-61, Medical electrical equipment – Part 2-61: Particular requirements for basic safety and essential performance  of pulse oximeter equipment. Geneva: ISO.

 

Penulis: Irawan Sukma, S.T.

Diposting oleh hard Pada 06-November-2018 13:52:06

Kembali Share via facebook
   
PUSAT PENELITIAN SISTEM MUTU DAN TEKNOLOGI PENGUJIAN
LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA (P2SMTP-LIPI)
Kawasan Puspiptek Gedung 417 Setu, Tangerang Selatan, Banten Indonesia
Telp : (+62-21) 7560 227, 75871137, 75871130, Fax : (+62-21)7560227, 75871137
email : smtp@mail.lipi.go.id, amteq@mail.lipi.go.id, bpsmtp@mail.lipi.go.id, sp_pustan@mail.lipi.go.id